Senin, 24 Mei 2010

Pengamen Cilik ( Ini puisi ku untuk pengamen cilik )

Serumu..Deramu..Asamu...
Kau tuliskan di sebuah petikan gitar yang mungkin bagi seseorang yang memiliki hati keras tanpa arti sesuatu dari mu...

Mungkin kau lelah dengan semua yang kau rasakan di hati mu ...

Hingga mungkin ke putus asaan telah meyelimuti di diri mu yang ter bungkus oleh kepolosan diri anak-anak yang kadang tak bisa di rasakan oleh anak-anak se usia mu...

Lirihan suara batin mu ter rasa berat seakan beban yang kau pikul saat ini...
Sunyi...Sunyi...Sunyi sekali terasa di gubuk kecil ter sayang mu yang mungkin semua itu yang selalu kau anggap rahmat dari yang maha kuasa...

Dan ketika sang rembulan meyambut mu dengan sinar nya, sekejap angan mu mulai terlintas di benak mu..

" Ya tuhan, apakah ayah dan bunda akan memeluk ku di surga mu yang paling indah di sana?
atau kah ayah dan bunda telah melupakan ku?"

Kawan di sini ku hanya dapat ber doa untuk mu selalu, ku tahu tuhan lambat laun pasti akan menjawab semua rangakaian-rangkaian doa cinta mu untuk Nya dan pasti ayah dan bunda mu akan ter senyum dan selalu memelukmu dan menyayangimu di saat kau ter tidur bahkan ketika kau ter bangun di cerah nya mentari yang menemani mu.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar